Kenangan

0
45

Sayang, aku rindu.

Secangkir teh di pagi hari dan kenangan yang meyertainya, membuat bayanganmu selalu lekat di benakku.

Aroma teh yang menguar lembut, mengingatkanku akan aromamu di pagi hari dengan senyum semanis teh yang kau suguhkan.

Ah, Sayang. Betapa aku merindukanmu. Menyesap teh ini, selaksa menjenguk rindu pada titik nadir yang memisahkan kita karena kau memilih dia dibanding aku.

Semoga pagi ini dan pagi-pagi yang lain, kau tetap abadi dalam kenangan itu meski berlahan bagian tubuhmu yang kuesktrak untuk teh ini, semakin habis.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here